Literasi Data dan Penulisan Ilmiah
2026-09-25
“Semua data pada dasarnya jelek, kita hanya perlu tahu seberapa jelek.” (Open Knowledge Foundation, 2021)
Verifikasi membantu Anda untuk mengetahui batasan yang melekat pada data Anda sebelum menganalisis.
Menurut Open Knowledge Foundation (2021), ada tiga kriteria:
Metadata
“Data tentang data” — siapa pembuatnya, kapan dibuat, format nilai yang diharapkan.
Data dictionary/codebook
Dokumen yang menjelaskan arti setiap kolom dan nilainya. Penting untuk kolom berkode singkat, mis. E1–E10 pada dataset Big Five kita.
Data inventory
Daftar seluruh dataset yang dimiliki/dirilis suatu organisasi atau lembaga riset.
Dataset psikometrik terbuka yang baik selalu menyertakan codebook. Kalau tidak ada codebook sama sekali, maka ini 🚩🚩🚩.
Sebelum menganalisis, hitung dulu ringkasan sederhana untuk setiap kolom numerik:
| Statistik | Fungsi | Kegunaan untuk verifikasi |
|---|---|---|
| Mean & Median | AVERAGE(), MEDIAN() |
Nilainya jauh berbeda? Tanda ada nilai ekstrem |
| Min & Max | MIN(), MAX() |
Di luar rentang yang wajar (mis. skor Likert 1–5 tapi ada nilai 8)? |
| Modus | MODE() |
Nilai yang paling sering muncul, apakah masuk akal? |
| Count | COUNTA() |
Jumlah sel terisi sama di semua kolom? Kalau tidak, ada missing value |
| Standar deviasi | STDEV() |
Nilai > mean + 2×SD kemungkinan adalah outlier |
Tabel di atas merupakan pemeriksaan cepat untuk memastikan data Anda masuk akal sebelum dianalisis sesuai dengan hipotesis/pertanyaan penelitian yang Anda ajukan.
0? Teks "NA"? Ketiganya sering dipakai bergantian dalam satu dataset yang sama.01/02/2024 bisa berarti 1 Februari atau 2 Januari, tergantung konvensi)skor — skor apa, dari skala berapa?)9 pada skala Likert 1–6; usia partisipan 350 tahun; skor IQ 250; kode jenis kelamin M atau Pria padahal codebook hanya mengizinkan 1/2.40 tahun tapi tahun lahir 2000 pada survei yang diisi 2025; pekerjaan “dokter spesialis” tapi pendidikan tertinggi “SMA”.20 jam per malam; penghasilan rumah tangga Rp1 triliun/bulan.Ketiganya beririsan dengan “nilai yang mencurigakan” di slide sebelumnya. Wild codes paling mudah dicegah sejak desain kuesioner dengan membatasi input yang bisa dimasukkan. Inconsistent dan implausible values baru terlihat lewat pemeriksaan silang antarkolom atau pengetahuan tentang topiknya, seperti di tahap Verify.
Hati-hati‼️
Menghapus outlier tanpa justifikasi yang jelas termasuk questionable research practice (Bakker & Wicherts, 2014).
Tidak semua missing value dapat mengganggu proses analisis data. Polanya perlu diamati untuk menentukan seberapa aman ketika Anda mengabaikannya begitu saja. Berikut jenisnya (van Buuren, 2018):
Bagaimana menentukan polanya?
Pakai reasoning: variabel apa yang mungkin menjelaskan mengapa sebagian responden tidak menjawab pertanyaan tertentu?
Penanganan statistik untuk MAR/NMAR (mis. multiple imputation) di luar cakupan mata kuliah ini. Sekarang, Anda cukup mengenali polanya dulu, karena itu yang menentukan apakah aman langsung dihapus atau perlu didiskusikan lebih lanjut.
Dataset psikometrik yang dikumpulkan secara daring dan terbuka (siapa saja bisa mengisi), seperti dataset contoh kita, cenderung punya masalah berikut:
AVERAGE() per skala akan salah total.(nu dan kode non-negara A1/A2; di file latihan nanti, campuran nama negara, kode ISO, dan nilai kosong.Perhatikan
sebagian masalah ini (mis. item reverse-scored) tidak akan terlihat lewat pemeriksaan statistik dasar — ini butuh pengetahuan tentang metodologi instrumen, bukan cuma angka. Inilah kenapa metode verifikasi “bertanya ke sumber/ahli” tetap penting, bukan hanya “pemeriksaan statistik.”
Urutannya penting
Jangan langsung “mengedit” sebelum screening dan diagnosing selesai. Memperbaiki nilai satu per satu tanpa memetakan skala masalahnya dulu berisiko membuat Anda melewatkan pola yang lebih besar — misalnya satu kolom yang seluruhnya salah kode.
Istilah Editing di tahap 3 ini adalah payung besar untuk tiga aktivitas di slide berikutnya (tidying, editing konten, consolidation). Jangan tertukar dengan “data editing” sebagai salah satu dari ketiganya. Tiga tahap ini mengikuti Van den Broeck et al. (2005); pembagian isi tahap Editing diadaptasi dari Open Knowledge Foundation (2021).
3️⃣ aktivitas di dalam tahap Editing:
Norma umum di sains data adalah ilmuwan/praktisi data menghabiskan 80% waktunya bekerja untuk membersihkannya (Open Knowledge Foundation, 2021). Angka ini sebenarnya ungkapan populer; survei terhadap praktisi data melaporkan angka sekitar 45–60%.
CONCATENATE()).| Masalah | Formula/cara mengatasi |
|---|---|
| Spasi berlebih (di awal/akhir/tengah teks) | TRIM() |
| Kapitalisasi tidak konsisten | UPPER(), LOWER(), PROPER() |
| Kesalahan ketik/ejaan | Find and replace, atau verifikasi manual untuk dataset kecil |
| Baris terduplikasi | Fitur Remove Duplicates pada spreadsheet |
| Nilai kosong/salah yang mencurigakan | Kembali ke metode verifikasi: cek ke sumber, cek metodologi |
Setelah menerapkan formula pembersihan, salin nilainya (paste values only) ke atas kolom asli sebelum menghapus kolom bantuan. Supaya dataset Anda tidak bergantung selamanya pada formula yang sifatnya perantara.
FILTER() atau VLOOKUP() di spreadsheet bisa menarik nilai dari dataset pelengkap berdasarkan nilai yang cocok di dataset utama.Contoh exclusion criteria
“Kami akan mengeluarkan partisipan yang menyatakan datanya tidak boleh dipakai (item ‘use-me’), berusia di bawah 18 tahun, atau menjawab nilai yang identik untuk seluruh item (straight-lining) pada skala X.”
Contoh log singkat (bisa jadi tab tersendiri di spreadsheet, atau file .txt/.md terpisah)
## Versi 1.1 (2025-02-20)
- Menghapus 3 kasus dengan *missing value* >50%
- Memperbaiki koding jenis_kelamin (1=L, 2=P)
## Versi 1.0 (2025-02-15)
- Data cleaning awal
- Mengedit wild codes pada variabel pendidikan
Kerjakan secara mandiri (10 menit)
Bayangkan Anda baru saja mengunduh dataset Big Five dari Open-Source Psychometrics Project. Susun checklist verifikasi singkat (5–7 poin) yang akan Anda jalankan sebelum mulai menganalisisnya. Gunakan tiga kriteria data yang baik dan empat metode verifikasi sebagai panduan.
Contoh: “Apakah ada codebook yang menjelaskan arti kolom E1–E10?”
Kerjakan secara mandiri (25–30 menit)
Unduh potongan kecil dataset Big Five berikut — 18 baris respons N1–N10 (item Neuroticism) yang sengaja dibuat “kotor” untuk latihan: pertemuan4_dataset_kotor.csv. Ikuti langkah berikut:
TRIM(), PROPER(), Remove Duplicates, dst.).Ada pertanyaan?
Paparan disusun dengan menggunakan dan Quarto dengan template dari UNAIR Theme.