Literasi Data dan Penulisan Ilmiah
2026-09-25
| Tema | Pertanyaan penelitian |
|---|---|
| Burnout akademik | Apakah beban tugas mingguan berkaitan dengan tingkat burnout pada mahasiswa magister? |
| Kesejahteraan psikologis | Apakah durasi penggunaan media sosial berkaitan dengan kesejahteraan psikologis mahasiswa tingkat akhir? |
Pertanyaan yang presisi dan spesifik akan menentukan data apa yang dibutuhkan.
Bandingkan: “Apakah mahasiswa terpengaruh media sosial?” (terlalu kabur) vs. “Apakah durasi penggunaan media sosial berkaitan dengan kesejahteraan psikologis mahasiswa tingkat akhir?” (jelas variabel apa yang diteliti).
Saya menulis esai pendek bagaimana cara merumuskan masalah dan pertanyaan penelitian. Silakan baca di luar waktu perkuliahan.
Ciri hipotesis yang baik
Sederhana, ringkas, dan yang terpenting: dapat diuji. Artinya, Anda harus bisa membuktikannya salah (i.e., falsifiability).
Hipotesis punya dua fungsi:
Contoh
Dari masalah sosial tentang keterkaitan antara media sosial dan kesejahteraan psikologis, hipotesisnya bisa: “Mahasiswa dengan durasi penggunaan media sosial harian lebih tinggi melaporkan skor kesejahteraan psikologis yang lebih rendah.”
Untuk hipotesis “persepsi tentang beban tugas mingguan berkaitan dengan tingkat burnout”:
SKOR_BURNOUT dari item-item skala burnout (AVERAGE()).BEBAN_TUGAS menjadi “tinggi” dan “rendah” (mis. dengan nilai tengah/median sebagai batas).
BEBAN_TUGAS diukur secara kontinu, korelasi atau regresi adalah uji yang lebih tepat (MacCallum et al., 2002).SKOR_BURNOUT.SKOR_BURNOUT.SKOR_BURNOUT antara kelompok dengan BEBAN_TUGAS tinggi vs. rendah signifikan.Kalau Anda belum bisa menyusun analysis plan selengkap ini di awal, tidak masalah. Wajar bagi pemula untuk mengeksplorasi data dulu.
Yang penting: catat langkah yang berhasil begitu Anda menyusunnya, supaya jadi rujukan kalau Anda kembali ke dataset ini nanti.
Preregistration adalah cara yang paling umum digunakan untuk membedakan penelitian konfirmatori/hypothesis testing (menguji hipotesis yang sudah dirumuskan sejak awal) dari penelitian eksploratif/hypothesis generating (menemukan pola baru setelah melihat data). Keduanya sah, asal diberi label yang jujur dan tepat.
Tanpa rencana yang terdokumentasi lebih dulu, sangat mudah, bahkan tanpa disadari, untuk mengubah hipotesis atau cara analisis Anda setelah melihat hasilnya, supaya “cocok” dengan apa yang ditemukan.
Open Knowledge Foundation (2021) membedakan analisis deskriptif dan inferensial. Ada dua macam pertanyaan inferensial yang akan Anda kerjakan: komparatif dan korelasional.
Deskriptif
Menjelaskan fitur dasar data: rata-rata, median, frekuensi, sebaran.
Inferensial: komparatif
Membandingkan nilai suatu variabel antar kelompok (mis. skor Extraversion antara laki-laki dan perempuan).
Inferensial: korelasional
Melihat hubungan antara dua variabel atau lebih (mis. apakah Conscientiousness berkaitan dengan usia).
Ada jenis ketiga yang tidak dibahas mendalam di mata kuliah ini: analisis prediktif, bentuk analisis inferensial yang lebih lanjut untuk memprediksi kejadian di masa depan berdasarkan data masa lalu (mis. regresi, machine learning).
Pivot table (Pertemuan 2 sudah menyinggung tabel kontingensi. Pivot table adalah versi interaktifnya) punya empat komponen:
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| Rows | Variabel utama yang ingin Anda lihat per kategori |
| Columns | Variabel kedua untuk analisis silang |
| Values | Angka yang dihitung (SUM, AVERAGE, COUNT, dst.) |
| Filter | Menyaring subset data tertentu |
Kunci memakainya: mulai dengan kalimat “Saya ingin melihat…” — mis. “Saya ingin melihat rata-rata skor Extraversion, untuk tiap kategori gender.” → Rows: gender, Values: AVERAGE(Extraversion).
T.TEST()) dan korelasi (CORREL()). Ini sudah cukup untuk keperluan mata kuliah ini.jamovi/JASP
.sav, .csv, .xlsx.
Quarto.Mata kuliah ini tidak mengajarkan cara menggunakan jamovi/ secara mendalam. Anda dapat belajar secara mandiri dari berbagai sumber yang tersedia. Salah satunya, Anda bisa menggunakan “Learning Statistics with jamovi” dan “ for Data Science” sebagai pengantar belajar untuk pemula.
Kerjakan bagian ini secara mandiri
Menggunakan dataset Big Five, Anda akan menyusun analysis plan lengkap:
Aktivitas ini dinilai sebagai nilai kuis.
Pertanyaan penelitian: “Apakah skor Extraversion berbeda antara partisipan laki-laki dan perempuan?”
skor_extraversion per partisipan (AVERAGE() atas item E1–E10, yaitu kolom H–Q, setelah item reverse-keyed E2, E4, E6, E8, E10 dibalik dan nilai 0 (= tidak dijawab) dikosongkan).gender, Values = AVERAGE(skor_extraversion).T.TEST()Kumpulkan file MS Excel/LibreOffice yang digunakan untuk analisis di Psyche. Akan dinilai sebagai nilai kuis.
CORREL() atau scatter plot.Ada pertanyaan?
Paparan disusun dengan menggunakan dan Quarto dengan template dari UNAIR Theme.