Multigroup Structural Equation Modeling: Bagian 4️⃣
2026-04-09
Awalnya dikembangkan oleh Charles Spearman (1904) untuk menyelidiki g factor theory of intelligence
Terdiri dari:
Analisis faktor digunakan untuk menguji model common variance
Mengasumsikan bahwa dua atau lebih observed variable memiliki shared/common variance (commonality atau common factor) ditunjukkan dengan factor loading

| EFA | CFA |
|---|---|
| Mencari model yang cocok menggambarkan data, sehingga peneliti mengeksplorasi berbagai pilihan model yang cocok kemudian mencari rasionalisasi teoritisnya | Menguji hipotesis yang sudah ditentukan sebelumnya, sehingga peneliti ingin tahu apakah hipotesisnya didukung oleh data |
| Jumlah faktor belum diketahui sampai peneliti melakukan analisisnya | Jumlah faktor sudah ditentukan sebelum mengambil data |
| Peneliti tidak memiliki model yang dihipotesiskan a priori | Peneliti sudah memiliki model hipotesis yang ditentukan a priori |
Menyediakan solusi untuk mengkoreksi bias karena measurement error ketika mengestimasi korelasi antar-variabel
Cara kerjanya adalah dengan membandingkan variance-covariance matrix yang dihipotesiskan dengan variance-covariance matrix pada data (sampel)
Perhatian 📢
Ada tiga macam model pengukuran:



Apabila kita memiliki informasi tentang factor loading, maka kita bisa menghitung factor scores estimasi (fitted) skor variabel laten
Caranya dengan mengali factor loading dengan skor kasar metode regresi
Namun ingat, mengalikan factor loading dengan skor kasar masih berisiko mendapatkan estimasi yang bias. Itulah yang menyebabkan factor scores akan berubah ketika model diujikan pada kelompok sampel yang berbeda.
Ada tiga cara yang bisa digunakan untuk menghitung factor scores:
Maximum Likelihood distribusi data (multivariate) normal, level pengukuran harus interval/continuous, tidak ada data missing
Generalized-least squares menggunakan asumsi yang sama dengan ML namun performanya kurang baik apabila dibandingkan dengan ML
Weighted-least squares dapat digunakan pada data kategorikal (nominal dan ordinal), estimasi menggunakan polychoric correlation matrix. Varian WLS, misalnya: WLSM, WLSMV, WLSMVS.
Diagonally weighted-least squares dapat digunakan pada data kategorikal, bekerja dengan baik pada sampel yang relatif kecil dan data yang tidak berdistribusi normal
Tips memilih estimator
Untuk skala Likert dengan 6–7 pilihan, dengan respons yang relatif simetris, MLR sudah baik performanya. Untuk skala Likert 4 pilihan dengan distribusi yang sangat juling (skew), WLSMV merupakan pilihan yang lebih aman (Rhemtulla, Brosseau-Liard & Savalei, 2012).
Unduh Dataset Latihan SEM
Unduh Kamus Data disini
Lakukan CFA pada skala social dominance orientation
Laporkan model fit, factor loading, dan multivariate normality
Lakukan penyesuaian apabila perlu
Note