Results

Paired Samples Contingency Tables

Contingency Tables
jenis_musik
jenis_makananklasikcampursariTotal
dry food336
wet food336
raw food336
Total9918

 

^ Berdasarkan tabel crosstabs di atas terlihat bahwa partisipan setidaknya mengalami satu level perlakuan pada masing-masing faktor, dan jumlah partisipan pada setiap kombinasi perlakuan (per cell) adalah sama persis/setara. Oleh karena itu, desain ini disebut dengan balanced design.

McNemar Test
 Valuedfp
N18  

 

Descriptives

Descriptives
 jenis_makananjenis_musikdurasi_membaca
Meandry foodklasik0.300
campursari0.600
wet foodklasik0.400
campursari1.03
raw foodklasik1.47
campursari1.50

 

^ Dari tabel di atas, kita dapat mengetahui rerata pada masing-masing kelompok perlakuan (cells), sehingga kita dapat mengkalkulasi group mean dan grand mean.

ANOVA Balanced Design tanpa interaksi

ANOVA - durasi_membaca
 Sum of SquaresdfMean SquareFpη²ω²
Overall model3.92131.306919.79<.001  
jenis_makanan3.45321.726726.15<.0010.7130.676
jenis_musik0.46710.46727.08.0190.0960.082
Residuals0.924140.0660    
[3]

 

^ Cara melaporkannya:

"Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa efek utama (main effect) dari jenis makanan yang diberikan kepada kucing (F(2, 14)=26.149, p<.001, η2=0.713, ω2=0.676) berdampak positif pada peningkatan durasi membaca kucing dengan ukuran efek yang sangat besar. Sedangkan jenis musik yang diperdengarkan, meskipun berefek positif (F(1, 14)=7.076, p=.019, η2=0.096, ω2=0.082), namun ukuran efek yang dideteksi cenderung amat kecil. Secara keseluruhan, model bekerja cukup baik dalam mengestimasi varians durasi membaca (F(3, 14)=19.791, p<.001).

Assumption Checks

Homogeneity of Variances Test (Levene's)
Fdf1df2p
0.219512.947
[3]

 

^ p-value pada Levene's test menunjukkan bahwa varians semua kelompok perlakuan homogen.

Normality Test (Shapiro-Wilk)
Statisticp
0.956.533

 

^ p-value pada ketiga uji normalitas menunjukkan sebaran data berdistribusi normal

Q-Q Plot

^ Q-Q Plot menunjukkan bahwa sebaran residual mengikuti garis diagonal, artinya berdistribusi normal.

Post Hoc Tests

Post Hoc Comparisons - jenis_makanan
Comparison95% Confidence Interval
jenis_makanan jenis_makananMean DifferenceSEdftpbonferroniCohen's dLowerUpper
dry food-wet food-0.2670.14814.0-1.80.282-1.04-2.350.270
-raw food-1.0330.14814.0-6.97<.001-4.02-6.07-1.974
wet food-raw food-0.7670.14814.0-5.17<.001-2.98-4.71-1.253

Note. Comparisons are based on estimated marginal means

 

^ Berdasarkan hasil t-test, perbandingan antara dry dan wet food tidak signifikan. Meskipun ESnya besar, namun rentang 95% CInya meliputi 0, artinya kemungkinan tidak ada efeknya.

Berdasarkan informasi ES-nya, raw food adalah makanan yang paling efektif meningkatkan durasi membaca (sampai 3 x standar deviasi dry food). Namun rentang CI-nya telalu lebar (menunjukkan adanya ketidakpastian).

Cara melaporkan:

Wet food (M=0.717, SD=0.392), t(14)=-5.168, p<.001, d=-2.984, 95% CI dari d [-4.714, -1.253]) dan dry food (M=0.450, SD=0.281), t(14)=-6.965, p<.001, d=-4.021, 95% CI dari d [-6.068, -1.974]) kurang efektif meningkatkan durasi membaca apabila dibandingkan dengan raw food (M=1.483, SD=0.214). Sedangkan, efek dry food dalam meningkatkan durasi membaca tidak berbeda signifikan dengan wet food t(14)=-1.797, p=.282, d=-1.038, 95% CI dari d [-2.346, 0.270]).

Post Hoc Comparisons - jenis_musik
Comparison95% Confidence Interval
jenis_musik jenis_musikMean DifferenceSEdftpbonferroniCohen's dLowerUpper
klasik-campursari-0.3220.12114.0-2.66.019-1.25-2.39-0.122

Note. Comparisons are based on estimated marginal means

 

^ Apabila dibandingkan dengan musik klasik, campursari sedikit lebih efektif meningkatkan durasi membaca, dengan ES yang cukup besar, namun rentang CI-nya juga masih terlalu lebar.

Cara melaporkan:

Musik klasik (M=0.722, SD=0.587) kurang efektif (t(14)=-2.660, p=.019, d=-1.254, 95% CI untuk d=-2.386, -0.122) meningkatkan durasi membaca daripada musik campursari (M=1.044, SD=0.450).

[4]

Estimated Marginal Means

jenis_makanan

Estimated Marginal Means - jenis_makanan
95% Confidence Interval
jenis_makananMeanSELowerUpper
dry food0.4500.1050.2250.675
wet food0.7170.1050.4920.942
raw food1.4830.1051.2581.708

 

^ Apabila mencermati tabel dan EMM plot di atas, dapat jelas terlihat bahwa rentang 95% CI mean dry dan wet food cenderung tumpang-tindih (overlap), artinya mean kedua kelompok tersebut tidak berbeda signifikan. Sedangkan mean raw food berbeda jauh dengan dry dan wet food, yang menunjukkan bahwa raw food sangat efektif meningkatkan durasi membaca daripada dua jenis makanan yang lain.

jenis_musik

Estimated Marginal Means - jenis_musik
95% Confidence Interval
jenis_musikMeanSELowerUpper
klasik0.7220.08570.5390.906
campursari1.0440.08570.8611.228

 

^ Apabila mencermati tabel dan EMM plot di atas, dapat disimpulkan bahwa rentang 95% CI mean musik klasik dan campursari juga tumpang tindih (overlap), sehingga apabila ada perbedaan efek durasi membaca yang ditimbulkan kedua jenis tersebut, perbedaan tersebut tidak terlalu besar.

[4]

Descriptives

Descriptives
 jenis_makanandurasi_membaca
Meandry food0.450
wet food0.717
raw food1.48
Standard deviationdry food0.281
wet food0.392
raw food0.214

 

^ Informasi dari tabel di atas dapat digunakan untuk melengkapi uraian pelaporan hasil analisis (lihat penjelasan di bawah tabel post hoc).

Descriptives

Descriptives
 jenis_musikdurasi_membaca
Meanklasik0.722
campursari1.04
Standard deviationklasik0.587
campursari0.450

 

^ Informasi dari tabel di atas dapat digunakan untuk melengkapi uraian pelaporan hasil analisis (lihat penjelasan di bawah tabel post hoc).

ANOVA

ANOVA - durasi_membaca
 Sum of SquaresdfMean SquareFpη²ω²
Overall model4.19250.838315.40<.001  
jenis_makanan3.45321.726731.71<.0010.7130.683
jenis_musik0.46710.46728.58.0130.0960.084
jenis_makanan ✻ jenis_musik0.27120.13562.49.1250.0560.033
Residuals0.653120.0544    
[3]

 

^ Apabila melihat parameter model, efek interaksi tidak bermakna secara statistik.

Cara melaporkan:

Setelah dilakukan analisis data, interaksi antara jenis makanan yang diberikan dengan jenis musik tidak bermakna dalam memprediksi kenaikan durasi membaca kucing (F(2, 12)= 2.490, p=.125, η2=0.056, ω2=0.033).

Estimated Marginal Means

jenis_makanan ✻ jenis_musik

^ Cara termudah untuk mendeteksi adanya efek interaksi adalah menginspeksi EMM plot secara visual. Disini nampaknya ada efek interaksi, karena ketika kucing diberikan raw food, efek musik klasik dan campursari dalam meningkatkan durasi membaca nampaknya tidak terdeteksi.

Lain halnya ketika kucing diberikan dry dan wet food, dimana musik campursari meningkatkan durasi membaca lebih baik daripada musik klasik, ketika kucing diberikan dry dan wet food.

Namun sebelum menyimpulkan apakah efek interaksi ini bermakna secara statistik, kita lihat parameter modelnya.

Estimated Marginal Means - jenis_makanan ✻ jenis_musik
95% Confidence Interval
jenis_musikjenis_makananMeanSELowerUpper
klasikdry food0.3000.1350.006480.594
wet food0.4000.1350.106480.694
raw food1.4670.1351.173151.760
campursaridry food0.6000.1350.306480.894
wet food1.0330.1350.739811.327
raw food1.5000.1351.206481.794

 

^

[4]

References

[1] The jamovi project (2025). jamovi. (Version 2.7) [Computer Software]. Retrieved from https://www.jamovi.org.

[2] R Core Team (2025). R: A Language and environment for statistical computing. (Version 4.5) [Computer software]. Retrieved from https://cran.r-project.org. (R packages retrieved from CRAN snapshot 2025-05-25).

[3] Fox, J., & Weisberg, S. (2024). car: Companion to Applied Regression. [R package]. Retrieved from https://cran.r-project.org/package=car.

[4] Lenth, R. (2025). emmeans: Estimated Marginal Means, aka Least-Squares Means. [R package]. Retrieved from https://cran.r-project.org/package=emmeans.