Statistik Dasar dalam Penelitian Psikologi
2026-04-25
Note
Statistik adalah nilai yang kita hitung dari sampel. Parameter adalah nilai yang (sebenarnya) ada di populasi, tapi hampir tidak pernah bisa kita ketahui secara langsung.
Important
Statistical thinking jauh lebih penting daripada software-nya. Tidak masalah menggunakan jamovi, JASP, R, atau SPSS — yang terpenting adalah kalian tahu cara kerja setiap tools dan alasan menggunakannya.
| Deskriptif | Inferensial | |
|---|---|---|
| Tujuan | Menggambarkan, merangkum, meringkas data | Menarik kesimpulan tentang populasi dari sampel |
| Pertanyaan | “Seperti apa data ini?” | “Apakah temuan ini berlaku di populasi?” |
| Contoh | Rata-rata usia responden = 22 tahun | Apakah ada perbedaan kecemasan antara pria dan wanita? |
| Output | Mean, SD, histogram, tabel frekuensi | p-value, confidence interval, effect size |
Note
Statistik deskriptif selalu merupakan langkah pertama dalam analisis data. Sebelum menguji hipotesis apapun, selalu inspeksi data terlebih dahulu — distribusinya, outlier-nya, dan missing data-nya.
Cara instalasi
Gunakan jamovi versi stabil terbaru (2.6.44) — unduh untuk Windows atau MacOS. Pastikan juga sudah menginstal module yang diperlukan (GAMLj, jpower, dsb.) sebelum perkuliahan.
Median (nilai tengah)
Modus (nilai yang paling sering muncul)
Note
Pada distribusi normal sempurna, mean = median = modus. Semakin jauh perbedaan ketiganya, semakin tidak simetris distribusi data kita.
Buka dataset HDIWDI2010, kemudian hitung mean, median, dan modus angka kehamilan remaja (teenfert):
Setelah itu, bandingkan mean dan median teenfert antar kelompok human development index:
Important
Selalu laporkan ukuran variabilitas bersama ukuran tendensi sentral. Mean tanpa standar deviasi adalah informasi yang tidak lengkap.
Range
Interquartile Range (IQR)
Varians (\(s^2\))
Standar deviasi (\(s\))
Dengan dataset yang sama (HDIWDI2010.omv), hitung range, IQR, varians, dan standar deviasi teenfert:
Pertanyaan untuk didiskusikan:
| Visualisasi | Kegunaan utama |
|---|---|
| Histogram | Menggambarkan distribusi variabel kontinu; memperlihatkan frekuensi tiap interval nilai |
| Density plot | Versi “dihaluskan” dari histogram; lebih mudah dibaca untuk membandingkan distribusi |
| Box plot | Menampilkan median, IQR, dan outlier secara ringkas |
| Violin plot | Gabungan box plot dan density plot; menampilkan keseluruhan distribusi |
| Ogive | Kurva frekuensi kumulatif; cocok untuk data nominal/ordinal |
Modalitas (jumlah puncak distribusi):
Kemiringan (skewness):
Keruncingan (kurtosis):
Dengan dataset HDIWDI2010.omv, inspeksi distribusi teenfert secara visual:
Aturan empiris (68-95-99.7):
Note
Distribusi normal adalah asumsi dasar dari hampir semua teknik statistik parametrik (t-test, ANOVA, regresi). Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa apakah data kita mendekati distribusi normal sebelum memilih teknik analisis.
Important
Uji normalitas adalah langkah wajib sebelum memilih teknik uji hipotesis. Melewati langkah ini adalah kesalahan metodologis yang umum.
1. Inspeksi visual
2. Uji Shapiro-Wilk
3. Uji Kolmogorov-Smirnov (1 K-S)
Tip
Untuk kebanyakan keperluan di Psikologi, Shapiro-Wilk adalah pilihan terbaik — gunakan bersama inspeksi visual (histogram + density plot) untuk kesimpulan yang lebih kuat.
Dengan dataset HDIWDI2010.omv, uji normalitas distribusi teenfert:
Pertanyaan:
Note