Statistik dalam Penelitian Psikologi
2026-06-09
lavaan Awalnya dikembangkan oleh Charles Spearman (1904) untuk menyelidiki g factor theory of intelligence
Terdiri dari:
Analisis faktor digunakan untuk menguji model common variance
Mengasumsikan bahwa dua atau lebih observed variable memiliki shared/common variance (commonality atau common factor) ditunjukkan dengan factor loading

| Exploratory Factor Analysis | Confirmatory Factor Analysis |
|---|---|
| Mencari model yang cocok menggambarkan data, sehingga peneliti mengeksplorasi berbagai pilihan model yang cocok kemudian mencari rasionalisasi teoritisnya | Menguji hipotesis yang sudah ditentukan sebelumnya, sehingga peneliti ingin tahu apakah hipotesisnya didukung oleh data |
| Jumlah faktor belum diketahui sampai peneliti melakukan analisisnya | Jumlah faktor sudah ditentukan sebelum mengambil data |
| Peneliti tidak memiliki model yang dihipotesiskan a priori | Peneliti sudah memiliki model hipotesis yang ditentukan a priori |
Menyediakan solusi untuk mengkoreksi bias karena measurement error ketika mengestimasi korelasi antar-variabel
Cara kerjanya adalah dengan membandingkan variance-covariance matrix yang dihipotesiskan dengan variance-covariance matrix pada data (sampel)
Perhatian 📢
Reflektif
Formatif
Ada tiga macam model pengukuran:



lavaan: varians faktor laten = 1, mean = 0jamovi: “Options” → “full information maximum likelihood” atau missing = "fiml" di lavaan) yang valid selama data missing at random (MAR)ML namun performanya kurang baik apabila dibandingkan dengan MLWeighted-least squares dapat digunakan pada data kategorikal (nominal dan ordinal), estimasi menggunakan polychoric correlation matrix. Varian WLS, misalnya: WLSM, WLSMV, WLSMVS.
Diagonally weighted-least squares dapat digunakan pada data kategorikal, bekerja dengan baik pada sampel yang relatif kecil dan data yang tidak berdistribusi normal
Tips memilih estimator
Untuk skala Likert dengan 6–7 pilihan, dengan respons yang relatif simetris, MLR sudah baik performanya. Untuk skala Likert 4 pilihan dengan distribusi yang sangat juling (skew), WLSMV merupakan pilihan yang lebih aman (Rhemtulla, Brosseau-Liard & Savalei, 2012).
AVE mengukur seberapa besar varians pada variabel indikator yang dijelaskan oleh faktor laten, dibandingkan dengan varians yang berasal dari error
Formula AVE (dengan λᵢ = standardized factor loading tiap indikator):
\[AVE = \frac{\sum \lambda_i^2}{\sum \lambda_i^2 + \sum (1 - \lambda_i^2)}\]
Intinya: dari seluruh varians indikator, berapa proporsinya yang merupakan benar-benar “sinyal” dari konstruk dan bukan noise?
Kriteria AVE ≥ 0.50 (Fornell & Larcker, 1981)
| AVE | CR | |
|---|---|---|
| Yang diukur | Rasio common variance dibandingkan total varians per indikator | Reliabilitas (konsistensi internal) skala |
| Sensitif terhadap | Loading rendah sangat menekan nilai AVE | Kurang sensitif — loading tinggi dapat mengompensasi |
| Kriteria | ≥ 0.50 | ≥ 0.70 |
| Kegunaan utama | Validitas konvergen | Reliabilitas (alternatif Cronbach’s α) |
CR tinggi belum tentu AVE tinggi
Skala dengan loading sedang (misalnya semua λ = 0.60, 5 item) bisa menghasilkan CR ≈ 0.78 namun AVE ≈ 0.36. CR fokus pada “apakah item-item saling berkaitan/berkorelasi?”; AVE fokus pada “apakah item-item benar-benar mewakili konstruknya?”
Degrees of freedom (df) dalam CFA = jumlah informasi yang diketahui (elemen unik variance-covariance matrix) dikurangi parameter yang diestimasi (e.g., jumlah “jalur” di dalam model CFA).
Ada tiga kondisi:
| Kondisi | df | Implikasi |
|---|---|---|
| Over-identified | > 0 | Lebih banyak informasi dari jumlah parameter — model dapat diuji dan difalsifikasi |
| Just-identified | = 0 | Jumlah informasi yang diketahui = jumlah parameter yang diestimasi — model selalu fit sempurna, tidak dapat difalsifikasi |
| Under-identified | < 0 | Jumlah parameter lebih banyak dari informasi yang diketahui — model tidak dapat diestimasi |
Aturan umum untuk satu faktor laten (varians faktor = 1):
Catatan penting: aturan di atas khusus untuk model satu faktor. Pada model ≥ 2 faktor laten yang saling berkorelasi, 3 indikator per faktor sudah over-identified — tetapi 4+ tetap lebih disarankan agar estimasi model stabil
Satu indikator per faktor laten (single-indicator latent variable) hanya bisa diidentifikasi jika error variance-nya ditentukan secara manual (misal: dihitung dari reliabilitas × varians skor kasar)
Cara menghitung df model CFA
Jumlah elemen unik matriks p variabel = p(p+1)/2. Parameter yang diestimasi meliputi: factor loading, error variance, dan korelasi/kovariansi antar-faktor. Selisihnya adalah df model.
Evaluasi model fit dilakukan dengan membandingkan matriks kovarians yang diimplikasikan model (Σ̂) dengan matriks kovarians sampel (S)
Semakin kecil perbedaan antara Σ̂ dan S semakin baik model fit
Ada dua level evaluasi:
Uji statistik formal untuk H₀: “Σ̂ = S” (model-implied = sample covariance matrix)
Signifikan (p < .05) berarti model tidak cocok dengan data — ada perbedaan sistematis antara model dan data
Kelemahan: sangat sensitif terhadap ukuran sampel — pada N besar, hampir selalu signifikan meski perbedaannya kecil
χ² hampir selalu signifikan pada sampel besar
Gunakan χ² sebagai salah satu dari beberapa indeks, bukan sebagai satu-satunya penentu model fit.
| Indeks | Kategori | Kriteria | Interpretasi |
|---|---|---|---|
| CFI | Inkremental | ≥ 0.95 | Membandingkan model vs. null model |
| TLI | Inkremental | ≥ 0.95 | Seperti CFI, tapi mengoreksi kompleksitas model |
| RMSEA | Absolut | < 0.05 | Close fit |
| 0.05 – 0.08 | Acceptable fit | ||
| > 0.10 | Poor fit | ||
| SRMR | Absolut | < 0.08 | Rata-rata korelasi residual yang terstandarisasi |
Rekomendasi Hu & Bentler (1999)
Gunakan dual cutoff: CFI ≥ 0.95 DAN SRMR ≤ 0.08. Melaporkan hanya satu indeks tidak cukup untuk menilai model fit secara komprehensif.
Global fit
Local fit
Modification indices
Saat model fit kurang baik,jamovi menyediakan modification indices (MI), yaitu estimasi penurunan χ² jika suatu parameter dibebaskan. Setiap modifikasi wajib dijustifikasi secara teori, bukan semata-mata didorong oleh data. Modifikasi tanpa dasar teori merupakan post-hoc rationalization yang melemahkan validitas temuan.
MI melaporkan estimasi penurunan χ² jika satu parameter tertentu dibebaskan
Output menunjukkan kolom mi (besar penurunan χ²) dan epc (expected parameter change — seberapa besar estimasi parameternya jika dibebaskan)
Perhatian: MI hanya menunjukkan apa yang akan memperbaiki fit secara statistik — bukan apa yang harus dilakukan. Setiap modifikasi tetap membutuhkan alasan substantif
Periksa local fit terlebih dahulu — apakah ada loading yang tidak signifikan?
Baca MI dengan kritis — fokus pada parameter dengan MI terbesar, tapi pastikan: “Apakah ini masuk akal secara teori?”
Modifikasi satu per satu — setiap kali membebaskan satu parameter, re-run model dan cek ulang MI. Jangan membebaskan banyak parameter sekaligus
Bandingkan model menggunakan Δχ² (untuk model nested) atau ΔCFI (ΔCFI > 0.01 = perbaikan bermakna)
Laporkan semua modifikasi secara transparan dalam laporan — termasuk yang tidak berhasil
Modifikasi berbasis data adalah double-dipping
Model yang dimodifikasi berdasarkan MI pada sampel yang sama tidak boleh dianggap sebagai model yang “dikonfirmasi”. Validasi pada sampel independen adalah syarat utama agar model bisa diinterpretasi.
Ada dua level power dalam CFA:
Analisis power dapat menggunakan modul PAMLj
lavaan lavaan Scriptjamovi menyediakan dua cara untuk mengeksekusi CFA
SEMLj yang bisa sekaligus mengeksekusi structural equation modeling (SEM)SEMLj menyediakan dua opsi: fitur script atau interactive
SPSS). Ini mirip dengan fitur standar jamovi di menu Factor.jamovi dan JASP mengadopsi script dari package lavaan, sehingga untuk menspesifikasi model, kita harus memasukkan serangkaian perintah.
Meskipun begitu, script lavaan sangat sederhana dan familiar dengan script lavaan memberikan banyak keuntungan.
lavaan| Operator | Arti | Contoh |
|---|---|---|
=~ |
“is measured by” — mendefinisikan faktor laten | F =~ x1 + x2 + x3 |
~~ |
Kovarians/korelasi — antar-faktor atau antar-error | x1 ~~ x2 |
~1 |
Intercept variabel | F ~1 |
Satu faktor, tiga indikator atau lebih
Untuk model CFA satu faktor, cukup tuliskan Faktor =~ item1 + item2 + item3 + .... lavaan secara default membebaskan semua factor loading dan error variance, serta mengidentifikasi model dengan mengfiksasi varians faktor laten = 1.
lavaan
lavaan untuk CFAlavaanJika MI menunjukkan bahwa residual (error) dari dua item perlu dibebaskan korelasinya, maka:
Unduh Dataset Latihan
Unduh Kamus Data disini
Lakukan CFA pada skala social dominance orientation
Laporkan model fit, factor loading, dan multivariate normality
Note