Mini-Workshop Persiapan Tesis untuk Mahasiswa Magister Psikologi
2026-09-14



Pertanyaan yang sebenarnya sedang dijawab LLM
“Dari semua kata yang muncul sejauh konteks percakapan ini, kata apa yang paling mungkin muncul berikutnya?”
Itu saja. Semua yang terasa seperti “pemahaman” adalah hasil model ini mengulang proses tersebut jutaan kali per respons, dalam skala parameter yang sangat besar.
Contoh: “Bisa ular itu amat mematikan” vs. “Saya bisa datang besok.”

Analogi psikologis
Pre-training ≈ pemerolehan bahasa dan pengetahuan. Fine-tuning ≈ sosialisasi — belajar norma tentang bagaimana menggunakan kemampuan itu secara pantas.

Emergent capabilities
Pada ambang skala tertentu, kemampuan baru bisa muncul tanpa pernah diprogram secara eksplisit — misalnya kemampuan menerjemahkan atau menalar bertahap. Ini salah satu hal paling mengejutkan tentang LLM, dan salah satu alasan perilakunya sulit diprediksi sepenuhnya.

Kenapa ini penting untuk riset Anda
Beberapa alat bantu riset (lihat bagian selanjutnya) sudah berbentuk agent — bukan sekadar chatbot yang Anda ajak bicara satu per satu. Semakin otonom alatnya, semakin besar juga tanggung jawab Anda untuk memeriksa apa yang sudah dikerjakannya.
Yang perlu Anda waspadai
Semakin besar porsi Doing dibanding Asking, semakin besar pula risiko Anda menyerahkan penilaian — bukan cuma pekerjaan — ke AI. Bagian Discernment nanti akan membahas kenapa ini penting.
Catatan penting
Kekhawatiran ini datang dari peneliti yang sudah memakai AI — kekhawatiran dan pemakaian berjalan bersamaan.
Kenapa ini penting sebelum masuk ke 4D
Keempat kompetensi berikutnya berlaku di ketiga mode ini, tetapi risiko dan kebutuhan pengawasannya berbeda jauh. Semakin ke arah Agency, semakin besar juga tanggung jawab Anda untuk memastikan bahwa output AI dapat digunakan.

Delegation dan Description menentukan seberapa efektif dan efisien kolaborasi Anda dengan AI. Discernment dan Diligence menentukan seberapa etis dan aman. Keempatnya saling terkait, bukan urutan langkah 1-2-3-4.
| Tugas | Delegasi |
|---|---|
| Merumuskan pertanyaan penelitian | Anda — AI boleh jadi mitra diskusi, bukan penentu |
| Menyusun draf item/alat ukur awal | AI, lalu Anda validasi dan seleksi secara ketat |
| Menerjemahkan instrumen penelitian | AI, lalu Anda periksa kesepadanan makna |
| Menginterpretasi hasil analisis statistik | Anda dan AI bersama — AI menawarkan alternatif bacaan, keputusan akhir tetap Anda |
| Menyunting bahasa akademik naskah | AI, lalu Anda sunting ulang dan pastikan suara Anda tetap ada |
Prompting adalah percakapan
Jangan berharap prompt pertama Anda sempurna. Perlakukan sebagai dialog yang terus disempurnakan berdasarkan respons yang Anda terima. Anda juga bisa minta AI membantu memperbaiki prompt Anda.
Penting diingat
Bahkan AI paling canggih sekalipun masih butuh penilaian manusia untuk berfungsi dengan baik. Discernment paling sulit digantikan oleh model yang lebih canggih. Semakin besar dan canggih modelnya, semakin “meyakinkan” pula kesalahannya, sehingga semakin besar juga kebutuhan akan penilai manusia yang kompeten.
Instruksi (kerja individu/berpasangan, ±15 menit)
Pilih satu konsep/konstruk inti dari topik tesis Anda. Minta AI memberikan tiga penjelasan berbeda untuk konsep tersebut — misalnya tiga cara menjelaskan konstruknya untuk audiens berbeda, atau tiga sudut pandang teoretis yang berbeda.
±5 menit berbagi temuan dengan teman sebelah.
Pertanyaan refleksi
Pengetahuan spesifik apa yang membuat Anda bisa menangkap kelemahan tadi? Bagaimana mahasiswa lain — di luar bidang Anda — akan menilai output yang sama persis?
Contoh pernyataan disclosure
“Dalam menyusun [dokumen/bagian ini], saya berkolaborasi dengan [nama AI] untuk membantu [tugas spesifik: menyusun draf, mencari referensi, menyunting bahasa, dst]. Seluruh konten yang dibantu/dihasilkan AI telah saya tinjau dan evaluasi secara menyeluruh. Hasil akhir mencerminkan pemahaman dan penilaian saya sendiri. Saya bertanggung jawab penuh atas isi, akurasi, dan penyajiannya.”
Perhatikan polanya — mirip dengan disclosure yang saya tulis di slide pembuka deck ini.
Kebiasaan yang wajib Anda bentuk
Jangan pernah menyalin sitasi hasil AI langsung ke daftar pustaka. Selalu telusuri sumber aslinya lewat tautan yang diberikan alat tersebut — bukan lewat ringkasan yang dihasilkan AI.

Hommel & Arslan (2025): LLM bisa menyimpulkan korelasi antar-item/skala psikologis langsung dari teksnya.
Prinsipnya
AI cocok jadi kolam awal kandidat item/hipotesis yang harus disaring ketat oleh Anda dan pembimbing — bukan pengganti proses validasi psikometrik itu sendiri.


Batas yang tidak boleh dilanggar
Jangan pernah mengunggah data mentah partisipan (apalagi yang belum dianonimkan) ke chatbot publik. Lebih detail soal ini di bagian Risiko.
Prinsip validasi yang tidak bisa ditawar
Apa pun tugas pengodean yang dibantu AI, laporkan model/versi yang dipakai secara eksplisit, dan validasi terhadap pengodean manusia dengan ukuran reliabilitas standar — syarat dasar publikasi yang kredibel.
| Tahap | Peran AI yang wajar | Yang tetap harus Anda pegang |
|---|---|---|
| Tinjauan literatur | Eksplorasi awal, ringkasan kasar | Verifikasi tiap sitasi, sintesis argumen |
| Desain & alat ukur | Draf item/hipotesis awal | Seleksi, validasi psikometrik |
| Pengumpulan data | Transkripsi, terjemahan instrumen | Kontak dengan partisipan, keputusan etik |
| Analisis data | Pengode kedua, draf kode statistik | Interpretasi akhir, keputusan analitik |
| Penulisan naskah | Penyuntingan bahasa, umpan balik draf | Argumen inti, klaim ilmiah, tanggung jawab isi |
Risiko
Mitigasi
Risiko
Mitigasi
Risiko
Mitigasi
Risiko
Mitigasi
Risiko
Mitigasi
Praktik minimum untuk riset yang bisa direplikasi
Laporkan nama dan versi model persis yang Anda pakai (jangan cuma tulis “AI”), tetapkan dan laporkan nilai temperature yang dipakai — rendah untuk tugas yang butuh konsistensi — dan validasi hasil AI terhadap pengodean/penilaian manusia sebelum dipakai sebagai temuan.
Deployment diligence, dipraktikkan
Sebelum menyerahkan apa pun yang dibantu AI — ke pembimbing, ke naskah, ke data — tanyakan tiga hal: Sudahkah saya verifikasi faktanya? Sudahkah saya pastikan tidak ada data sensitif yang bocor? Sudahkah saya jujur soal peran AI di sini?
Ketiga pertanyaan ini sebenarnya adalah Diligence dari kerangka 4D, diterjemahkan jadi kebiasaan praktis yang bisa Anda cek setiap kali.
Dalam seminggu ke depan, susun strategi/kebijakan pribadi Anda dalam menggunakan AI selama mengerjakan tugas akhir. Dalam menyusun strategi ini, Anda bisa menggunakan AI sebagai mitra diskusi Anda.
Renungkan 4️⃣ poin di bawah:
Ada pertanyaan?
Paparan disusun dengan menggunakan dan Quarto dengan template dari UNAIR Theme.