MK Teknologi dalam Pembelajaran
2026-08-21
Formatif
Sumatif
Mengapa ini penting untuk teknologi asesmen
Teknologi paling berdampak justru pada asesmen formatif — karena skala dan kecepatan umpan balik yang dibutuhkan sulit dicapai manusia sendirian
Kerangka Fügener et al. (2026) yang sudah kita bahas relevan di sini:
Isu privasi
Data jejak belajar sangat granular dan sensitif — siapa yang punya akses, berapa lama disimpan, dan untuk keperluan apa selain asesmen, harus jelas sejak awal (informed consent, bukan surveillance diam-diam)
Implikasi praktis
AI tidak boleh menjadi satu-satunya penilai untuk asesmen berisiko tinggi. Perlu audit berkala dan manusia yang tetap terlibat dalam keputusan akhir (human-in-the-loop), termasuk jalur banding bagi peserta didik yang merasa dirugikan
Menghubungkan ke effortless trap
Brčić & Frljić (2026) mengingatkan: pertanyaan intinya bukan “boleh/tidak boleh pakai AI”, tapi di titik mana dalam proses belajar AI ditempatkan — kalau asesmen dirancang sedemikian rupa sehingga tugas terasa “tanpa usaha” (effortless) dengan bantuan AI, itu sinyal desainnya perlu ditinjau ulang
Catatan