Penyusunan Tes Kognitif
2026-08-25
Catatan
Stem dan options punya fungsi berbeda: stem menyampaikan satu ide inti yang jelas, sementara options menyediakan alternatif jawaban yang setara secara bentuk. Item yang baik tidak mencampur keduanya — misalnya menaruh sebagian informasi penting hanya di salah satu option.
Konsekuensi praktis
Saat menulis item tes prestasi, Anda mulai dari TIK. Saat menulis item tes potensi, Anda mulai dari narrow ability yang ingin diukur — misalnya induction atau quantitative reasoning dari broad ability Gf yang dibahas di Pertemuan 6.
Tiga narrow ability yang umum diukur pada tes potensi (Pertemuan 6):
“SEPATU : KAKI, sebagaimana … : …”
Kunci
A — hubungan bagian tubuh dengan benda yang dikenakan/dipakai di sana, sama seperti sepatu di kaki.
“Semua bunga memiliki putik. Semua melati termasuk bunga.”
Kunci
A — kesimpulan logis langsung dari dua premis (silogisme kategorikal).
“3, 6, 12, 24, …”
Kunci
C (48) — pola: tiap suku dikalikan 2.
Menggunakan TIK dari Pertemuan 4: “Mahasiswa dapat memasangkan setiap prinsip penyusunan tes prestasi dengan contohnya.”
Contoh item
“Prinsip ‘mengukur sampel materi yang representatif’ pada tes prestasi paling sesuai dicontohkan oleh:”
Ujian akhir semester yang hanya berisi soal dari satu pertemuan terakhir
Ujian akhir semester yang soalnya tersebar merata dari seluruh pertemuan
Ujian akhir semester yang tingkat kesulitannya seragam
Ujian akhir semester yang jumlah soalnya banyak
Item berikut punya beberapa masalah. Diskusikan dengan teman sebangku Anda, apa saja yang perlu diperbaiki?
Item yang perlu ditelaah
“Manakah pernyataan berikut yang BUKAN merupakan ciri tes potensi?”
Selalu mengukur kemampuan bawaan sejak lahir yang tidak mungkin berubah sama sekali sepanjang hidup seseorang
Bersifat prediktif terhadap performa mendatang
Tidak terikat pada satu bidang materi tertentu
Semua jawaban di atas benar
Selanjutnya: UTS
Pertemuan 8 adalah Ujian Tengah Semester, mencakup materi Pertemuan 1–7: jenis tes kognitif, tahapan penyusunan tes, taksonomi dan tujuan instruksional, tes prestasi, tes potensi, tes inteligensi, dan prinsip penulisan item.
Catatan
Azwar, S. (1987). Tes prestasi: Fungsi dan pengembangan pengukuran prestasi belajar. Liberty.
Haladyna, T. M., Downing, S. M., & Rodriguez, M. C. (2002). A review of multiple-choice item-writing guidelines for classroom assessment. Applied Measurement in Education, 15(3), 309–334.
Lane, S., Raymond, M. R., & Haladyna, T. M. (Eds.). (2016). Handbook of test development (2nd ed.). Routledge.
Osterlind, S. J. (2002). Constructing test items: Multiple-choice, constructed-response, performance, and other formats (2nd ed.). Kluwer Academic Publishers.
Schneider, W. J., & McGrew, K. S. (2018). The Cattell–Horn–Carroll theory of cognitive abilities. In D. P. Flanagan & E. M. McDonough (Eds.), Contemporary intellectual assessment: Theories, tests, and issues (4th ed., pp. 73–163). Guilford Press.